14 - 24 September 2017

ICE - BSD CITY

Ini Harapan Aplikasi Smart Security dari Polri

Pada konferensi Smart Security yang diselenggarakan di Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017, ICE, BSD, Tangerang, Kepolisian Republik Indonesia pun berpartisipasi dalam penerapan smart security. Pada sesi konferensi kali ini Kepolisian Republik Indonesia diwakili oleh Brigjen Pol. Agung Setya, I. E., S.M., S.I.K., M.SI., yang bertindak sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Tipideksus). Agung mengungkapkan bahwa banyak terjadi pergeseran dalam pola yang terjadi, baik dari masyarakat maupun tindak kejahatan.

Dari sisi masyarakat, “Sekarang rakyat selalu meminta kami agar melayani mereka lebih cepat. Ini tentu saja menjadi prioritas kami dari dahulu dan kami selalu upayakan pelayanan yang makin membaik ke depannya,” ucap Agung. Selain itu masyarakat pun sekarang menginginkan prosedur yang tidak terlalu formil apabila terjadi tindak kriminal.

Misalkan tidak harus membuat laporan kejadian atau berita acara ketika ada masyarakat yang mengalami kejadian kriminil.

“Perlahan kita juga akan menanggapi laporan masyarakat meski bukan dari laporan berita acara. Misalkan bisa saja memberi laporan melalui sosial media seperti twitter, facebook, instagram atau whatsapp,” tutur Agung. Dengan metode laporan seperti ini, diharapkan kepolisian bisa lebih dekat ke masyarakat.

Sedangkan dari tren kejahatan, sekarang semakin banyak tindak kejahatan yang menggunakan kecanggihan teknologi. “Tren kasus pencurian data makin meningkat dari tahun ke tahun,” wantinya. Fraud juga meningkat, baik melalui komunikasi maupun email. “Kalau email fraud kan lebih berbahaya karena bisa mengambil uang secara langsung,” lengkapnya lagi. Ini juga hal yang harus disikapi serius oleh Polri.

Sehingga semakin diperlukan sistem yang terintegrasi untuk mendukung penerapan smart security. “Dalam membangun satu kawasan integrasi menjadi hal yang penting agar kita lebih mudah dalam melakukan identifikasi di dalam suatu kasus. Skearang dengan teknologi pengenalan wajah yang sangat baik, kita bisa langsung mengenali identitas pelaku. Intinya bagaimana smart security ini bisa memberikan alert akan terjadi sesuatu kepada masyarakat,” ucap Agung panjang lebar.

“Dan kedua bagaimana caranya agar kita bisa merespons gangguan keamanan yang terjadi di masyaraakat dengan cepat dan tepat. Sehingga lebih efisien kerjanya, dan inilah harapan kita. Kita berharap agar kepolisian menjadi semakin baik ke depannya,” pungkasnya.

Tags: IFC & REI Mega Expo 2017,Indonesia Future City,smart security,aplikasi smart security,Polri,event Tangerang,pameran properti Indonesia