14 - 24 September 2017

ICE - BSD CITY

Kementerian PUPR: Infrastruktur Yang Baik Akan Menyokong Smart Economy

Dalam konferensi yang diselenggarakan di Indonesia Future City 2017 & REI Mega Expo 2017 di ICE, BSD, Tangerang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga angkat bicara mengenai sistem smart economy. Menurut Rezeki Perangin-angin, Kapuslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Balitbang Kementerian PUPR, smart economy harus ditumpu dengan infrastruktur yang baik. “Smart economy tidak akan tercapai apabila kita semua mengabaikan pertumbuhan ekonomi,” buka Rezeki.


Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi tersebut, fokus utama diarahkan kepada percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Tujuannya untuk mendukung konektivitas, yang akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dan pelayanan sistem logistik nasional. Fokus kunci lainnya adalah keterpaduan antara jaringan infrastruktur di daratan dan maritim.


“Tidak dapat dipungkiri, bahwa konsep smart economy yang berkembang saat ini telah membuka cakrawala baru bagi Kementerian PUPR,” sambung Rezeki. “Terutama dalam hal mengalokasikan sumber daya ekonomi yang efektif baik dalam perkotaan maupun wilayah,” jelasnya. Dalam mewujudkan konsep tersebut, diperlukan infrastruktur yang berorientasi pada kualitas hidup masyarakat, cerdas dan bisa dinikmati oleh semua kalangan.


Selain itu infrastruktur pendukung smart economy juga harus didukung dengan kecanggihan teknologi dan sistem informasi. Tujuannya agar semakin memudahkan masyarakat dalam aspek kehidupan sehari-hari. Paling mudah adalah dalam memberikan informasi tentang lalu lintas.


Litbang PUPR telah mengembangkan berbagai sistem dan teknologi informasi yang bisa memudahkan pengguna infrastruktur, dalam hal ini jalan raya. Sebagai contoh, Litbang PUPR menciptakan aplikasi Plato Sindila, yang memberikan informasi lalu lintas secara cepat kepada pengguna jalan tentang kondisi ruas jalan yang akan dilewati. “Selain itu antrian bayar tunai yang panjang pada gerbang-gerbang tol juga akan diganti dengan pembayaran elektronik per Oktober nanti,” tukas Rezeki.

Tags: IFC & REI Mega Expo 2017,Indonesia Future City,smart economy,smart city,event Tangerang,pameran properti Indonesia