14 - 24 September 2017

ICE - BSD CITY

Konsep Kota Masa Depan


Kota-kota besar di belahan dunia, beberapa tahun belakangan ini tengah mempersiapkan diri sebagai Future City (kota masa depan). Tidak hanya mempercantik diri secara visual. Tetapi kota-kota tersebut tengah memperbarui infrastrukturnya dengan teknologi yang mutakhir.

Namun, belum semua kota besar di dunia mulai berbenah untuk menjadi future city, masih banyak pemerintah kota di dunia yang menganggap future city masih sebatas konsep semata. Rancangan future city tidak dapat dilepaskan dari konsepsi Smart City, karenna kedua hal tersebut harus bersinergi dan saling mendukung.

Kriteria Kota Masa Depan

Menurut salah satu pakar Smart City dari Juniper Research, kriteria yang diperhitungkan dari Smart City adalah teknologi, gedung-gedung yang berada di dalam kota tersebut, sarana- sarana penunjang, transportasi dan infrastruktur jalan, serta penduduk dari kota itu sendiri. Semua hal tersebut, menjadi landasan bagi sebuah kota untuk mempersiapkan diri sebagai future city.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi sebuah landasan dasar dari sebuah kota masa depan. TIK menjadi sebuah sarana yang diperlukan pada setiap kota, di samping juga teknologi yang ramah lingkungan, dan mempunyai tenaga listrik yang efisien. Tata letak sebuah kota juga menjadi hal yang cukup penting. Sebuah future city harus dapat mendukung operasional setiap warganya dengan baik.

Dan tentu saja, salah satu yang paling penting itu adalah sarana-sarana penunjang di dalam kota. Sarana seperti layanan publik menjadi salah satu point penting untuk mencapai predikat future city. Jika sarana layanan publik masih menggunakan sistem birokrasi yang panjang, maka sudah dapat dipastikan bahwa kota tersebut tidak ‘pintar’. Dengan adanya teknologi dan efisiensi, seharusnya layanan sarana masyarakat tersebut bisa dimaksimalkan. Kemudian salah satu barometer dari suksesnya sebuah kota masa depan, yaitu transportasinya. Infrastruktur jalan raya di dalam kota itu juga harus efektif dan efisien dan disesuaikan dengan kondisi penduduk di dalamnya juga. Salah satu tanda bahwa sebuah kota itu maju adalah saat penduduk di dalamnya tidak perlu banyak mengeluarkan biaya untuk transportasi. Karena sarana transportasinya yang sudah efektif dan efisien sehingga tarifnya bisa dibuat ekonomis atau bahkan bisa ditalangi dari penghasilan dan pendapatan daerah saja.

Kota masa depan perlu juga dilengkapi dengan sistem dan mekanisme sebuah kota pintar yang tidak selalu bergantung kepada pemerintah. Dengan kata lain, future city memerlukan kerjasama aktif dari para penduduk kota itu juga. Penduduk dari kota tersebut juga harus sadar terhadap peraturan dan norma-norma kehidupan. Juga harus bisa menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan dari kota tersebut. Dan harus bisa sadar terhadap pengeluaran omisi karbon sehari-harinya, sekaligus untuk menjaga lingkungan planet kita. Jika semua berjalan sesuai konsep future city, maka kota tersebut berarti akan tidak terlalu banyak menghasilkan limbah, memberikan kualitas hidup yang lebih baik, dan memastikan masa depan yang lebih cerah untuk generasi berikut.

Tags: kota,konsep kota